Beranda » Fiksi » Langit di Atas Tanah Sendiri
click image to preview activate zoom

Langit di Atas Tanah Sendiri

Rp 70.000
Stok Pre Order
KategoriFiksi
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Langit di Atas Tanah Sendiri

Judul       : Langit di Atas Tanah Sendiri

Penulis   : Yosense Baos

Editor     : Valeria Li Yung

Ukuran   : 14 x 20cm

Tebal       :130 hal

Cover      : Soft Cover

SINOPSIS

Hermes dan Dina sudah menemukan ketenangan di kebun bunga potong di ketinggian seribu meter. Pekerjaan mapan, villa kayu yang romantis, dan hubungan yang tumbuh tanpa keributan. Tapi Dina melihat sesuatu yang Hermes tidak berani lihat. Ia melihat masa depan bukan di kota yang nyaman, melainkan di kampung terpencil suaminya yang belum punya kamar mandi layak, listrik yang hanya menyala malam hari, dan jalan tanah yang membentang di antara gunung dan laut.

Setelah menikah pada 8 Juli di sebuah gereja kecil, mereka meninggalkan segalanya. Naik bis tiga hari, menyeberangi lautan dengan kapal feri, dan tiba di kampung yang belum siap menyambut. Ibu Dina menangis melihat kondisi rumah. Atap seng berlubang. Air harus ditimba dari sumur. Dina yang tidak pernah bisa memasak harus belajar menyalakan tungku kayu dan memasak untuk keluarga besar suaminya.

Mereka memulai segalanya dari nol. Sawah setengah hektar dan pekarangan kosong menjadi taruhan hidup dua sarjana pertanian yang memilih berlumpur di kampung sendiri ketimbang bekerja nyaman di kota orang lain. Dina mengusulkan padi organik. Hermes membawa traktor pertama ke persawahan kampung. Petani lama mencemooh. Tokoh masyarakat menolak. Seorang tokoh agama melarang kegiatan kepemudaan yang Hermes rintis karena salah paham. Tapi sawah mereka yang bersih dari gulma berbicara lebih keras dari cemoohan mana pun.

Tabungan menipis. Cincin kawin digadaikan untuk biaya kapal mengunjungi orang tua Dina. Gaji pertama Dina dari kerja serabutan diserahkan seluruhnya untuk membeli bahan kayu rumah. Hermes menulis berita untuk kantor media Asia dari rental komputer yang pengap di kota kabupaten. Di tengah semua itu, putri pertama mereka lahir di tanah yang mereka pilih, bukan di kota yang mereka tinggalkan.

Tahun demi tahun, tanah mulai membalas. Pohon jati yang ditanam di tahun pertama tumbuh cukup besar untuk membangun rumah. Buah-buahan mulai matang di kebun. Kolam ikan berproduksi. Dina menerima penghargaan sebagai penyuluh pertanian teladan. Hermes lulus ujian PNS setelah memohon doa dari seorang perempuan tua renta yang bekerja di bawah gerimis. Di kantor dinas, ia menghadapi pejabat yang merendahkannya, tapi membungkamnya dengan tulisan yang dimuat di tabloid nasional.

Tiga anak mereka tumbuh, kuliah, dan membangun hidup masing-masing. Rumah kayu yang dibangun dari pohon sendiri menjadi tempat yang menampung puluhan tamu tanpa pernah menolak satu pun. Ketika ditanya tentang atap yang berlubang, Dina menjawab sambil tersenyum bahwa mereka bisa melihat bintang-bintang bertaburan di malam hari.

Langit di Atas Tanah Sendiri adalah kisah tentang dua orang biasa yang memilih melakukan hal yang benar di tempat yang sulit, dan melakukannya cukup lama hingga hasilnya tidak bisa lagi diabaikan. Tentang cinta yang tidak diukur dari kata-kata besar melainkan dari tangan yang tidak pernah berhenti bekerja. Tentang tanah yang memberi kembali kepada siapa saja yang mau merawatnya dengan jujur.

 

Langit di Atas Tanah Sendiri

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 44 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan admin kami

Siti
● online
Siti
● online
Halo, perkenalkan saya Siti
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: