Beranda » Agama Islam » ETOS KERJA DAN AGAMA ISLAM DALAM WAJAH PEMBANGUNAN BANGSA
click image to preview activate zoom

ETOS KERJA DAN AGAMA ISLAM DALAM WAJAH PEMBANGUNAN BANGSA

Rp 237.000
Stok Pre Order
KategoriAgama Islam
Tentukan pilihan yang tersedia!
PRE ORDER
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk ini.
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

ETOS KERJA DAN AGAMA ISLAM DALAM WAJAH PEMBANGUNAN BANGSA

Judul       : ETOS KERJA DAN AGAMA ISLAM DALAM WAJAH PEMBANGUNAN BANGSA

Penulis   : Prof . Dr. R.  Hendra Halwani, M.A.

Ukuran   : 15,5 x 23

Tebal       : 307 Halaman

Cover      : Soft Cover

 

SINOPSIS

Buku ini berjudul Etos Kerja dan Agama Islam dalam Wajah Pembangunan Bangsa.

Etos kerja dalam budaya Indonesia, termasuk nilai-nilai seperti kerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama, semangat, saling mendukung sangat mendorong pembangunan di berbagai sektor. Hampir semua negara negara maju terutama  di kawasan Asia seperti Cina, Korea Selatan, Jepang bahkan Singapura, Etos Kerja Keras merupakan harga mati, sikap mereka ingin selalu berada  sekian langkah didepan negara lainnya. Etos kerja yang kuat mendorong masyarakat berpartisipasi untuk menjadi wirausahawan skala menengah hingga besar, dan yang besarpun merangkul yang kecil hingga semuanya maju bersama berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. Hingga sekarang, orang Indonesia jarang yang bersikap demikian, khususnya Orang pribumi. Secara teori, Etos kerja yang baik dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam bekerja, baik yang bersifat individu maupun kelompok sehingga menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi, sehingga terlihat dalam Pembangunan Bangsa Indonesia.

Sedangkan Agama Islam mengajarkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama, yang penting untuk membangun masyarakat yang adil dan sejahtera. Ajaran agama sangat ideal sekali dalam menjunjung semangat kebersamaan dalam membangun peradapan yang mendorong kamajuan pembangunan bangsa.  Islam menekankan pentingnya kerja keras dan produktivitas, serta masih abu abu nya hukum  riba dan larangan praktik bisnis yang tidak etis. Walaupun masalah riba terus menjadi pengganjal bagi pendukung riba namun suku  bunga  memiliki daya ungkit yang besar dalam pembangunan. Sehingga secara global Indonesia tidak bisa menghindar dari berlakunya International Interest Rate, maka suku bunga merupakan suatu keharusan yang harus diterima.

Islam mendorong semangat gotong royong dan kerjasama antar masyarakat diseluruh dunia yang penting untuk menyelesaikan masalah bersama dan membangun Indonesia dengan infrastrukturnya.  Walaupun semangat gotong royong sudah mulai bergeser kearah untung rugi khususnya di masyarakat perkotaan, Namun secara umum sifat gottong royong masih mewarnai sikap dan prilaku bangsa Indonesia.

Etos kerja dan nilai-nilai agama Islam dapat mendorong perbangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan. Walaupun belum terlihat secara nyata keterkaitan satu sama lain yang lebih rinci terutama masalah keadilan. , tetapi secara global ada nafas  pengaruh.  Walaupun secara riil masih bisa diperdebatkan mengenai hasil pembangunan ekonomi tersebut. Pendidikan dan pembinaan perlu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai etos kerja dan  kerukunan agama Islam degan agama lain.

Etos kerja dan nilai-nilai agama Islam dapat membantu membangun masyarakat yang lebih sejahtera, adil, dan harmonis. Namun seberapa jauh pengaruh tersebut masih perlu kajian yang mendalam, karena berbagai faksi dalam agama mempunyai pandangan tersendiri, sehingga kebijakan yang diambil sifatnya jamak dan tidak tunggal.  Kurangnya pemahaman dimana masih banyak masyarakat yang belum memahami dengan baik bagaimana menerapkan nilai-nilai etos kerja dan agama Islam dalam kehidupan sehari-hari.  Perlu dikembangkan pemimpin yang memiliki etos kerja dan nilai-nilai agama Islam yang kuat dan membumi.

Etos kerja dan nilai-nilai agama Islam dapat mendorong pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.  Walaupun hal ini masih terlalu global dan Kelompok Islam garis keras masih menggayuti eforia tunggal. Pengaruh budaya luar yang materialistis dan individualistis mulai menggerus nilai-nilai etos kerja terutama agama Islam. Perlu diciptakan lingkungan yang kondusif untuk penerapan nilai-nilai etos kerja dan agama Islam yang semakin kokoh dan toleran.

Etos kerja dan agama Islam memiliki potensi yang besar untuk membentuk Wajah pembangunan bangsa  Indonesia. Dengan upaya yang berkelanjutan untuk mengatasi tantangan yang ada, secara ideal  pengaruh positif etos kerja dan agama Islam dapat dimaksimalkan untuk membangun bangsa Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

ETOS KERJA DAN AGAMA ISLAM DALAM WAJAH PEMBANGUNAN BANGSA

Berat300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 310 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Social Media & Marketplace
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan admin kami

Siti
● online
Siti
● online
Halo, perkenalkan saya Siti
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: